Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM menggelar kegiatan Pelatihan Deteksi Dini Risiko Penyakit Tidak Menular pada Kader Posbindu di Kelurahan Tegalrejo, Yogyakarta. Acara ini diadakan dalam upaya meningkatkan kesadaran, kemauan, pengetahuan, dan kemampuan kader posbindu siaga dalam mendeteksi dini risiko penyakit tidak menular secara mandiri.
Kegiatan pelatihan ini diadakan secara luring selama dua hari pada Senin 26 September 2022 dan Selasa 27 September 2022 di Balai Kelurahan Tegalrejo. Dihadiri 40 orang yang merupakan perwakilan kader posbindu dari 12 RW di Kelurahan Tegalrejo, perwakilan Kesi dan perwakilan dari Pokja 4. Pelatihan diselenggarakan dengan mempertimbangkan dan menyesuaikan kebutuhan penyelenggaraan posbindu di Kelurahan Tegalrejo. Kebutuhan penyelenggaraan Posbindu diketahui dari kegiatan Forum Group Discussion (FGD) atau diskusi terarah yang telah diselenggarakan sebelum pelatihan bersama para kader Posbindu.
Hari pertama pelatihan diawali dengan pembukaan acara oleh Ibu Lurah dan penyerahan alat penyelenggaraan Posbindu. Kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan penyampaian materi para narasumber. Materi deteksi dini penyakit tidak menular disampaikan oleh dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D selaku ketua tim, materi aktivitas fisik disampaikan oleh dr. Rakhmat Ari Wibowo, M.Sc, materi pola makan yang sehat disampaikan oleh Aviria Ermamilia, S.Gz., M.Gizi., RD, dan pihak Puskesmas Tegalrejo yang menyampaikan materi tentang penyelenggaraan Posbindu.
Hari kedua pelatihan berisi kegiatan dengan praktik bersama penggunaan alat deteksi dini yang telah diberikan sebelumnya oleh tim pengabdian masyarakat. Kader diberikan kesempatan untuk mencoba dan berlatih alat posyandu didampingi oleh fasilitator. Kader berlatih menggunakan pengukur berat badan, pengukur tinggi badan, pengukur lingkar perut dan pengukur tekanan darah. Selain mendapatkan alat pengukuran, Posbindu disetiap RW juga mendapatkan KMS (Kartu Menuju Sehat) yang digunakan untuk mencatat hasil pengukuran di Posbindu.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Adanya pelatihan deteksi dini pada kader posbindu ini diharapkan dapat menjadi refreshing ilmu dan peningkatan pengetahuan serta kemampuan kader dalam melaksanakan POSBINDU PTM di setiap RW (Penulis: Merrinda Augustina dan Nia Lestari Muqaromah).