Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada melalui Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan bekerja sama dengan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) menyelenggarakan Seminar Annual Scientific Meeting (ASM) pada Rabu, 1 April 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan yang mengangkat tema “Community Empowerment and Participatory Approaches in Health Promotion for Older Adults: Strengthening Community-Based Interventions” ini menjadi ruang diskusi ilmiah interaktif untuk membahas strategi penguatan promosi kesehatan lansia berbasis pemberdayaan komunitas.
Berita Terbaru

Komitmen terhadap pencapaian Sustainable Development Goals kembali diwujudkan melalui langkah nyata di wilayah timur Indonesia. Dr. Daniel, M.Sc., peneliti dari Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) memperoleh hibah internasional dari Kurita Water and Environment Foundation (KWEF) Jepang untuk melakukan penelitian terkait penggunaan Klorinasi untuk air minum aman pedesaan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Penelitian ini bekerja sama dengan LSM Way Mitra Indonesia / WMI (disebut juga Water Mission) yang berasal dari Amerika Serikat.

Cilacap, 31 Januari 2026 – Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan FK-KMK UGM melakukan kunjungan koordinasi ke Puskesmas Cilacap Selatan II dan Puskesmas Kesugihan II, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan langkah awal pengembangan riset puskesmas inklusif melalui pendekatan peer-based learning yang bertujuan memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan layanan yang ramah, setara, dan bebas diskriminasi, khususnya dalam penanganan HIV.
Kunjungan dipimpin oleh Prof. Dr. dr. Mubasysyir Hasanbasri, M.A., bersama Dr. Dra. Retna Siwi Padmawati, M.A., didampingi oleh tim peneliti yaitu Almaasita Yumna Hajar, MPH, Purnama Dewi Siregar, MPH dan Tutik Istiyani, S.Sos. Turut hadir perwakilan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Cilacap serta tenaga kesehatan dari kedua puskesmas. Diskusi yang berlangsung menggambarkan dinamika layanan HIV di wilayah pesisir yang memiliki karakteristik mobilitas penduduk tinggi. Program Active Mobile VCT menunjukkan adanya peningkatan kasus HIV yang tersebar di berbagai wilayah Cilacap. Kondisi ini tidak terlepas dari posisi geografis Cilacap sebagai wilayah dengan pelabuhan besar yang menjadi titik mobilitas nelayan, tenaga kerja asing, dan pendatang, sehingga membentuk pola penularan yang kompleks dan dinamis.

Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menggelar 1st Workshop U’Good Research Consortium. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyatukan persepsi antar anggota konsorsium mengenai konsep, metode, dan arah penelitian yang berjudul “Redefining RWB to Bolster Resilience and Collective Action in Climate Change in Indonesian Youth.”
Workshop yang dilaksanakan pada 9 Januari 2026 di Yogyakarta ini mempertemukan para peneliti utama dan koordinator lapangan dari tiga universitas: UGM, Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Udayana (UNUD). Acara ini dihadiri oleh Ketua Peneliti Dr. Daniel, M.Sc. dari UGM bersama tim yang terdiri atas Ragil Suciningsih, S.Tr.Kes., MPH., Tutik Istiyani, S.Sos dan Riyanti Setyaningsih, SE. Hadir pula Anindrya Nastiti, Ph.D. bersama tim dari ITB, serta Ni Made Utami Dwipayanti, ST., M.BEnv., Ph.D. bersama tim dari UNUD. Dukungan kolaboratif juga datang dari mitra NGO kepemudaan Kolaborasi Bumi dan SPEAK Indonesia.

Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada berpartisipasi sebagai narasumber dan fasilitator dalam kegiatan capacity building yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS PatKLIn).
Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 10 Januari 2026, di Hotel Tentrem Yogyakarta, sebagai bagian dari rangkaian Rapat Kerja PDS PatKLIn. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas individu dan organisasi dalam mendukung kinerja yang efektif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Kemampuan dalam berkomunikasi diperlukan bagi seorang kader untuk menyampaikan informasi baik secara personal maupun kelompok. Penerapan komunikasi yang baik diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dalam upaya preventif dan manajemen penyakit di masyarakat.

Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Komunikasi Kader Posbindu PTM di Kelurahan Tegalrejo. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan pendampingan posbindu yang diharapkan dapat mendukung keterampilan kader dalam melakukan komunikasi di masyarakat.

Kondisi pandemi memberikan dampak pada kondisi kesehatan jiwa di Indonesia. Situasi ini mengakibatkan terjadinya krisis global untuk kesehatan jiwa yang memicu terjadinya dampak jangka pendek dan jangka panjang pada masalah kesehatan jiwa. Kenaikan jumlah penderita gangguan jiwa berat yang cukup tinggi terjadi di wilayah DIY. Kecamatan Mantrijeron menjadi kecamatan dengan jumlah kasus ODGJ terbanyak kedua setelah Kecamatan Mergangsan di Kota Yogyakarta.
Salah satu program dalam kesehatan jiwa di DIY adalah dengan pelibatan kader. Kader Kelurahan Siaga Sehat Jiwa (KSSJ) dan lintas sektoral program kesehatan jiwa memerlukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani ODGJ dan ODMK di wilayahnya.
Herd immunity menjadi salah satu target pemerintah Indonesia dalam upaya penanggulangan COVID-19. Program vaksinasi yang dilaksanakan oleh pemerintah menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Sikap terhadap vaksin di masyarakat menjadi kunci dalam keberhasilan program. Sudah 2 tahun sejak pemerintah melaksanakan program vaksinasi ini, namun, hingga saat ini masih terjadi pro dan kontra diantara masyarakat Indonesia terhadap vaksin COVID-19 yang membuat pelaksanaan program menjadi kurang maksimal. Beberapa provinsi di Indonesia memiliki cakupan vaksin yang masih di bawah target.
Rokok merupakan bentuk kekerasan terhadap anak karena mengganggu kesehatan anak, sehingga anak yang merokok adalah korban. Indonesia sudah meratifikasi konvensi hak anak (KHA) bahwa anak berhak menikmati status kesehatan tertinggi maka orangtua bertanggung jawab menjaga kesehatan anak, termasuk dengan mencegah anak menjadi perokok dan mengupayakan anak yang merokok untuk berhenti. Indonesia memiliki target menurunkan prevalensi perokok anak dari 9,1% ke 8,7% pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2024. Lalu bagaimana pencapaian penurunan prevalensi perokok anak tersebut?

Pemasaran rokok mencakup perluasan dan/atau penggunaan merk, pembagian rokok gratis, menampilkan produk di tempat penjualan, dan kegiatan sosial untuk pencitraan perusahaan yang dikenal sebagai CSR. Pemasaran produk tembakau ditampilkan secara langsung maupun tidak langsung melalui televisi, radio, media cetak, billboards dan juga media sosial. Peningkatan penggunaan internet di Indonesia, dimanfaatkan oleh industri tembakau untuk memasarkan produknya secara digital. Akibatnya, rokok semakin marak di media sosial. Lalu apa pengaruhnya?